Batu Bara-sinyal.co | Kelompok Aliansi Pemuda Desa Bersatu (APDESU) terpantau menggelar Aksi Unjuk Rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Jl. Kayu Ara, Kec. Talawi, Kab. Batu Bara pada Rabu (18/02/2026).
Mereka datang sekira pukul 10.45 WIB, dengan membentangkan kain putih bertulis “Usut, Periksa dan Panggil Pejabat Dinas Koperasi UKM Hakim. S (Red-Ir. H. Hakim Siagian saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas). Melalui pengeras suara, Penanggung Jawab Aksi Abdillah Tarigan, S.H mengatakan Kabupaten Batu Bara Darurat Dana Bimtek (Bimbingan Teknis/Pelatihan).
“Bimtek, Pengadaan Pelatihan Hingga Honor Narasumber yang menelan biaya hampir 5 Miliar tahun 2025 kami duga tidak sesuai dengan Standar Biaya Masukan Tertinggi yang di tetapkan oleh Menteri Keuangan melalui PMK 39 Tahun 2024”. Ungkap orasinya.
Di tambahkan abdillah, selain melanggar Standar Biaya Masukan Tertinggi dana Pelatihan, Bimtek dan Narasumber tahun 2025. Dinas Koperasi di duga melakukan Manipulatif Kegiatan bimtek. Hingga pelaksaan anggaran melanggar Perlem LKPP No. 16 Tahun 2018.
“Kami menduga, mereka melakukan tindakan manipulatif jumlah peserta, jadwal peserta, hingga jam kerja narasumber bimtek yang berujung memperkaya diri, menguntungkan oknum – oknum tertentu”. Ungkapnya.

Dalam tuntutannya, APDESU meminta Kejari Batu Bara melakukan pemanggilan dan menggali bukti – bukti kegiatan bimtek dan honor narasumber yang mereka duga pelaksanaan pengadaan yang tidak mengikuti ketentuan Perlem LKPP hingga berujung anggaran yang tidak menggunakan Acuan Permen Keuangan soal standar ɓiaya masukan tahun 2025.
Dalam menanggapi aksi ini, pihak kejari yang di wakili oleh Daniel, S.H (Kasubsi Intel Kejari) mengatakan akan mempelajari dan menindaklanjuti tuntutan para pengunjuk rasa.
“Kalau ada bukti Konret mohon bantu kami, kami juga apresiasi kerja – kerja rekan sekalian”. Ungkapnya.
Terpantau, Polres menjaga aksi damai tersebut hingga selesai. Selanjutnya, para pengunjuk rasa membubarkan diri dengan tertib tanpa ada hambatan. (J.A)

